22.6 C
Indonesia
Kamis, Desember 2, 2021

7 Penyakit Kulit Pada Anak Yang Perlu Orangtua Waspadai

Must read

Stoppress – Beberapa penyakit kulit yang terjadi pada orang dewasa bisa juga terjadi pada bayi. Namun ada beberapa penyakit kulit anak yang tidak bisa terjadi pada orang dewasa begitupun sebaliknya. Jika penyakit kulit ini menyerang buah hati Anda, Anda tidak perlu terlalu khawatir, kecuali penyakit tersebut semakin parah. Apalagi penyakit kulit sudah sering ditemukan di Indonesia yang diakibatkan oleh beberapa faktor.

Faktor yang mengakibatkan terjadinya penyakit kulit antara lain: faktor lingkungan, suhu, udara serta kebersihan badan yang tidak terjaga. Jika Anda perhatikan penyakit yang menyerang setiap lapisan masyarakat ini tidak pernah pandang bulu, walaupun orang itu masih bayi, bisa terkena penyakit kulit, apalagi kulit bayi yang sangat sensitif akan hal ini.

Walaupun begitu, sebenarnya semua penyakit kulit yang menyerang anak Anda, sebenarnya tidak memiliki bahaya sedikitpun di sana. Namun, beberapa penyakit akan menjadi bahaya jika menimbulkan gejala yang berbeda, yang mana gejala itu akan mengakibatkan infeksi pada kulit anak. Lalu apa saja penyakit kulit yang dapat menyerang anak Anda? Anda harus mewaspadai beberapa penyakit kulit yang menyerang anak, berikut ini!

Penyakit Kulit Pada Anak

Penyakit kulit sering terjadi di Indonesia yang memiliki suhu tropis. Bahkan, tidak heran lagi jika seiap manusia mengalami penyakit kulit ini walaupun hanya sekali seumur hidup. Apalagi seorang bayi yang memiliki kulit sangat sensitif, jadi tidak heran jika bayi terserang penyakit kulit. Berbagai macam penyakit kulit anak sering membat orang tua resah, maka dari itu sebagai orang tua Anda harus mengeahui apa saja penyakit kulit yang harus diwaspadai.

Penyakit Kulit Impetigo

Penyakit kulit ini biasanya menyerang anak-anak yang menginjak usia 2-6 tahun. Penyakit ini disebabkan oleh infeksi bakteri yang berada di wajah maupun tangan. Impetigo memiliki bentuk luka yang berwarna merah yang basah ataupun wrna madu yang berkerak. Biasanya penyakit ini menyerang anak-anak yang hidup pada iklim tropis dan memiliki lingkungan yang sangat buruk.

Faktor lain yang menyebabkan anak bisa terkena impetigo ialah jika anak bersentuhan dengan orang lain yang memiliki luka dan luka itu mengandung bakteri yang sudah terinfeksi. Hal lainnya ialah jika anak menyentuh barang-barang yang telah disentuh oleh orang yang terinfeksi seperti pakaian, handuk mainan, seprai dan lain sebagainya.

Infeksi Virus Kulit Moluskum Kontagiosum

Penyebab dari oenyakit satu ini ialah poxvirus, yang mana virus tersebut menyerang manusia secara khusus. Penyakit jenis ini bisa menular, namun bisa juga menjadi jinak dan terbatas, yang mana penyakit ini menyerang anak-anak yang berusia 2-5 tahun. Penyakit ini menempati seluruh tubuh si buah hati, namun untuk bagian telapak tangan dan bawah kaki biasanya jarang ditempati.

Tinea Capitis

Penyakit satu ini sering disebut sebagai kurap kulit kepala yang mana penyekit ini sering menginfeksi kulit kepala dan sangat menular. Jamur Dermatofita adalah penyebab dari penyakit tinea capitis, yang mana sebagian besar dari penyakit ini menyerang anak-anak. Faktor yang menyebabkan penyakit ini salah satunya adalah praktik tata rambut seperti mencukur kuit kepala. Hal lain yang bisa meningkatkan penyebaran penyakit ini ialah penggunaan minyak rambut.

Infeksi MRSA

Penyebab dari penyakit ini ialah bakteri methicilin-resistant staphylococcus aures atau yang biasa disingkat sebagai MRSA, yang mana penyakit ini menyerang kulit melalui luka terbuka, goresan maupun gesekan. Penyakit ini menginfeksi anak-anak karena hal sepele yaitu karena luka sederhana yang dimiliki anak-anak.

Infeksi Tinea

Seperti yang Anda ketahui penyakit tinea ini merupakan nama lain dari penyakit kurap yang mana memiliki tanda bercak merah. Bercak merah tersebu mirip dengan sisik yang memiliki bentuk seperti cincin dengan pusat bening. Penyakit ini bisa menular pada anak-anak, jika anak Anda kekurangan gizi. Faktor lain yang menyebabkan penularan dari penyakit ini ialah memiliki kontak anak-anak atau hewan yang mempunyai kurap.

Penyakit ini bisa menyerang seluruh badan mulai dari kaki hingga wajah, bahkan jika tinea terjadi di kepala hal ini lebih banyak menimpa anak-anak daripada orang dewasa itu sendiri. Infeksi ini sering terjadi pada daerah yang memiliki iklim hangat, penyebab dari penyakit ini ialah hipersensitivitas. Cara mendiagnosa penyakit ini ialah dengan melakukan pemeriksaan pada tubuh anak atau melalui riwayat medis.

Infeksi Kulit Jamur

Penyakit ini umumnya memiliki tanda pada tubuh yaitu bercak yang mana warnanya lebih terang atau gelap daripada warna kulit yang lainnya. Biasanya penyakit ini melekat pada dada atau punggung dari tubuh manusia. Infeksi ini sering terjadi pada anak-anak yang sudah menginjak masa remaja atau awal masa dewasa. Anda bisa mengetahuinya jika melihat bercak berwarna putih atau cokelat muda yang melekat pada tubuh.

Ciri khas lainnya dari penyakit ini ialah hanya terjadi pada kulit bagian atas saja, wajah tidak memiliki ruam, bercak akan memburuk jika suhu mengalami perubahan yang drastis. Selain itu bercak juga akan memburuk jika anak memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah atau menggunakan terapi steroid. Untuk mendiagnosa penyakit ini dokter biasanya menggunakan sinar UV atau melihat dari riwayat medis dan melakukan pemeriksaan fisik.

Penyakit Kulit Ruam Popok

Infeksi ini adalah sebuah reaksi dari warna kemerahan yang terjadi pada area bokong bayi yang menggunakan popok. Infeksi ini terjadi karena iritasi yang disebabkan oleh popok yang jarang dibersihkan atau diganti. Infeksi yang terjadi biasanya infeksi yang disebabkan oleh jamur, namun ada faktor lain yang menyebabkan infeksi ini terjadi. Salah satu faktornya ialah memiliki alergi dermatitis tropi. Itu dia beberapa penyakit kulit anak yang sering terlihat di lapisan masyarakat, bahkan ada beberapa penyakit yang juga menyerang orang dewasa. Namun, sebagai orang tua yang baik Anda harus selalu berhati-hati, jika menyangkut kesehatan anak. Anda harus selalu menjaga kesehatan anak Anda dimanapun dan kapanpun itu.

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article